Kesehatan

Posts Tagged ‘Orgasme

Seks pranikah merupakan hal yang tertentangan dengan agama, norma, dan budaya. Terutama sekali bila dilakukan tanpa pengaman, hal ini dapat menjadi penyebab penyebaran penyakit menular seksual.

Sebuah studi yang dilakukan baru -baru ini memberikan satu lagi alasan kenapa seks pranikah harus dijauhi, terutama bagi wanita. Baca entri selengkapnya »

Hamil memang membuat gerakan Anda menjadi terbatas, tetapi Anda tidak harus berhenti berhubungan seks. Hubungan seks ternyata amat disarankan untuk ibu hamil, kecuali Anda memiliki risiko kelahiran prematur atau masalah kehamilan lainnya. Bahkan, bila perlu hingga mencapai orgasme.

Orgasme membantu membuat tubuh Anda rileks dan mengatasi berbagai ketidaknyamanan lain yang dialami selama kehamilan. Contohnya, mual-muntah, otot-otot yang kaku, hingga perasaan mudah kesal atau marah. Baca entri selengkapnya »

Semakin terbukanya segala sesuatu tentang seksualitas membuat seks semakin tak dianggap sebagai sesuatu yang menimbulkan malu dan tabu. Fakta-fakta berikut ini contohnya ;

Punya anak terbanyak
Aktivitas seksual dan reproduksi memang tak bisa dipisahkan. Namun seberapa banyak seseorang bisa menghasilkan keturunan? Seorang wanita Rusia dari abad 18 memegang rekor untuk wanita dengan jumlah anak terbanyak: 69. Wanita ini hamil 27 kali dan melahirkan 16 pasang anak kembar, tujuh pasang kembar tiga dan empat pasang kembar empat. Baca entri selengkapnya »

gar suasana bercinta makin membara hal yang paling baik adalah berada di puncak bersamaan dengan pasangan Anda.

Ikutilah trik-trik di bawah ini untuk mewujudkannya.

* Anda dan pasangan bisa melakukan gerakan terbaiknya di atas.
Agar tidak kehilangan momen, Anda bisa bisa berbaring dengan posisi melintang di tempat tidur anda, bukan memanjang. Sebaiknya dimulai dari dekat sisi tempat tidur dan Anda akan memiliki tempat yang luas untuk bergulung sebanyak mungkin.

* Jangan berpikir oral seks hanya boleh dilakukan sebelum memulai hubungan seksual.
Ketika anda telah jauh mendahuluinya, istirahatkan Mr P Anda. Jangan khawatir akan kehilangan ereksi anda, kegairahannya yang memuncak akan mengembalikan ereksi Anda bahkan lebih kuat dari sebelumnya.

* Variasikan Posisi
Jangan hanya berada di satu posisi, cobalah berganti posisi seperti saat Anda mengganti saluran TV. Kembali lagi ke favorit Anda, namun jangan melakukannya lebih dari 30 penetrasi pada setiap posisi. Dengan taktik itu Anda akan dapat bertahan dua atau tiga kali lebih lama dari posisi biasanya.

* Doggie Style
Lakukan doggie style yang bisa melengkapi rasa menggairahkan Anda berdua.

* Rasakan Sinyal Orgasme
Untuk mengetahui si dia hampir mencapai orgasme adalah dengan mendengar desahan nafasnya yang terdengar pendek dan dangkal. Anda bisa juga meminta pasangan memberikan sinyal yang sebelumnya sudah diatur. Ini bisa membantu Anda menemukan saat yang tepat untuk menyelesaikan bagian Anda.

Apa hebatnya seks tanpa orgasme! Pastinya setiapĀ  orang menikmati saat-saat puncak ini sewaktu bercinta. Biasanya, semakin bertambah usia, orang cenderung semakin tak menaruh perhatian pada hal-hal terkait seks. Setiap pasangan makin merasa nyaman dengan hubungan yang mereka jalani selama bertahun- tahun dan bahkan agak sulit menikmati romatisme di senjahari bersama pasangan, yang ada malah tenggelam dalam kesibukan pekerjaanmasing-masing. Sebenarnya, orgasme bukan hanya sekedar inti dari sebuah hubungan seksual, namun juga memiliki fungsi penting bagi kesehatan.

Alfrde Kinsey, seorang psikolog melakukan penelitian tentang kehidupan seksual pria dan wanita di tahun 1950-an, yang membuatnya jadi terkenal saat itu. Akan tetapi informasi yang diluncurkannya sebenarnya lebih penting dari pada studi itu sendiri. Dalam salah satu laporan yang dirilis, Kinsey menyebut seks terbukti mampu mengurangi stress. Dalam laporan yang sama juga ditunjukan perbedaan besar dalam kekerasan dengan frekuensi seks danĀ  orgasme. Bagi kebanyakan orang yang menikmati seks dan orgasme secara teratur lebih membuat mereka tak agresif
dan tak melakukan tindak kekerasan dari pada individu yang kurang. Dari laporan ini, disimpulkan kalau kepuasan seks dan orgasme memiliki pengaruh jangka panjang dalam meredam kemarahan dan membantu keseimbangan kesehatan jiwa.
Studi yang dilakukan bertahun-tahun kemudian menunjukan bahwa frekuensi hubungan seksual dan orgasme memperkecil tingkat kematian pada pria dan wanita. Sebagai tambahan, seks juga mengurangi resiko penyakit jantung pada kaum wanita. Pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif cenderung lebih menikmati kehidupan dengan resiko kesehatan yang lebih rendah dibanding dengan pasangan yang kurang aktif. Dudley Chapman, seorang gynecologist, meyakini kebenaran studi yang dilakukan oleh para psikolog di universitas Wilkes, yang menyebut orgasme membantu tubuh kita memerangi segala macam infeksi. Dan inilah alasan kenapa pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif jauh dari penyakit. Sebuah studi lain yang dilakukan di Melbourne, Australia menemukan korelasi antara ejakulasi dan kanker prostat. Beberapa pria berusia antara 20 hinga 50 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Studi ini mengungkapkan kalau frekuensi ejakulasi mampu mengurangi resiko menakutkan dari kanker prostat. Studi ini juga menerangkan kalau bukan hanya resiko kanker prostat yang berkurang, tapi ferkuensi orgasme juga mampu mencegah rasa sakit waktu
buang air kecil pada para pria di tahun-tahun senior mereka. Dan disimpulkan dari studi tersebut kalau ejakulasi memiliki peran peting dalam memperbaiki kesehatan prostat serta mencegah masalah prostat untuk selanjutnya.

Sebenarnya, seks dan orgasme merupakan sebuah cara bagi tubuh kita untuk melepaskan stress dan kecemasan yang menumpuk sepanjang hari sejalan dengan aktivitas yang padat. Terlepas dari adanya bukti ilmiah atau bukan, yang perlu Anda sadari hanyalah bagaimana cara bersantai dan merasa tenang setelah Anda memperoleh orgasme dan
Anda akan segera menyadari kalau tubuh Anda memang membutuhkan rehat dari realitas.

Banyak yang bertanya, sesungguhnya posisi manakah yang paling banyak mendatangkan kepuasan dalam berhubungan seks? Ini merupakan suatu pertanyaan umum, sebenarnya semua posisi bercinta yang di maksud untuk mendatangkan kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya.

Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada Anda yang melakukannya.

Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas, namun, para wanita kebanyakan lebih suka berada dibawah. Mereka bilang berbaring di ranjang lebih santai dan bebas menatap wajah pria yang dicintai, juga kenimatan pendahuluan. Apalagi tanpa harus banyak usaha ( keluar tenaga ), kepuasan seks bisa tercapai.

Untuk para wanita, bila posisinya di bawah, membuat mereka:

Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Wanita juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai.

Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal.

Posisi ini sangat indah secara estetika, sebab wanita tidak perlu merasa malu akan tubuhnya ( karena ketutupan tubuh pasangannya ).

Beberapa wanita mengatakan bahwa posisi di bawah membuat mereka lebih mudah mencapai orgasme kerena merasa lebih nikmat.

Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan berhubungan seks. Misalnya pada posisi misionaris ini, wanita bisa menaruh 1 atau 2 bantal di bawah pinggulnya, mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain.

Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.

Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur, ini adalah posisi spesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu ; Tumpuan tubuh wanita, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi diatas.

Bila sang wanita cukup bugar, boleh juga mencoba variasi yang lain. Dengan cara menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara mereka. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha Anda menahan tubuhnya, dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai.

Tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainannya adalah aliran adrenalin. Artinya, bila Anda merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenali mengalir lebih deras, barulah seks akan memuaskan Anda. Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi pertahankan aliran deras adrenalin itu dengan menyuruh pikiran Anda tenang.

Disamping itu, sebenarnya saat berhubungan seks tidak memaku sebab pada akhirnya akan ditentukan oleh situasi dan kondisi, situasi dan kondisi ini yang tepat akan membangkitkan romantisme yang hangat, hingga membawa Anda sampai ke puncak orgasme.

Melakukan seks dengan istri atau suami Anda secara rutin ternyata banyak untungnya lho, enggak percaya? Lihat deh keuntungan melakukan hubungan seks yang sudah dibuktikan oleh berbagai macam penelitian ini!

1. Seks meredam stres
Ya, melakukan seks memang dapat meredakan stres Anda. Penelitian di Skotlandia yang dimuat jurnal Biological Psychology membuktikannya. Riset ini mempelajari 24 wanita dan 22 pria yang aktif secara seksual dan diberikan tekanan stres pada situasi tertentu. Dari studi terungkap bahwa pada pasangan yang melakukan hubungan seks sebelumnya menunjukkan respons tubuh yang lebih baik dalam mengatasi stres dibanding mereka yang tak melakukan seks sebelum menghadapi stres.

2. Seks tingkatkan imunitas
Kualitas hidup seksual yang baik dapat meningkatkan kualitas fisik kesehatan Anda. Berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu terbukti meningkatkan sejenis antibodi yang disebut Imunoglobulin A atau IgA, yang bisa melindungi Anda dari flu dan infeksi lainnya. Penelitian ini dilakukan oleh Wilkes University di Wilkes-Barre dengan cara pengambilan sampel ludah yang mengandung IgA dari 112 orang yang aktif secara seksual dengan rutin selama sekali atau dua kali seminggu atau bahkan lebih.

3. Seks membakar kalori
Tahukah Anda jika 30 menit melakukan hubungan seks bisa membakar 85 kalori bahkan lebih. Yah, kelihatannya memang sedikit, tapi kalo dijumlahkan, jika Anda melakukan 42 kali hubungan seks, maka ada 3.570 kalori terbakar!

4. Seks tingkatkan kemampuan jantung
Banyak mereka yang lanjut usia khawatir bahwa melakukan hubungan seks bisa memicu stroke. Namun menurut riset di Inggris yang dimuat Journal of Epidemiology and Community Health, sebanyak 914 pria yang melakukan hubungan seks rutin dari muda ternyata terbukti tidak mengalami stroke setelah dipantau sampai 20 tahun. Bukan cuma itu. Jantung juga ternyata diuntungkan dengan frekuensi seks sekali atau dua kali seminggu karena risiko serangan jantung berkurang separuhnya untuk para pria, dibanding mereka yang melakukan hubungan seks kurang dari sekali dalam sebulan.

5. Seks bikin jadi lebih “pede”
Penelitian di University of Texas terhadap 237 orang yang aktif secara seksual dan dipublikasikan di Archives of Sexual Behaviour menemukan, mereka yang melakukan hubungan seks cukup sering mempunyai kepercayaan diri yang lebih baik. Bahkan, untuk yang sudah percaya diri akan lebih meningkatkan kepercayaan dirinya.

6. Seks tingkatkan keintiman
Seks dan orgasme meningkatkan kadar hormon oksitoksin yang juga disebut love-hormone, sejenis hormon yang membantu kita untuk lebih percaya dan merasa dekat dengan pasangan. Peneliti dari University of Pittsburgh dan University of North Carolina mengevaluasi 59 wanita premenopause dan menemukan bahwa semakin banyak mereka dipeluk dan kontak dengan pasangan hingga orgasme, semakin tinggi kadar oksitoksin dalam tubuh mereka. Sekadar tambahan, oksitoksin membuat Anda menjadi lebih banyak memberi dan baik hati. Jadi, jika Anda tiba-tiba menghadiahi pasangan dengan banyak hal dan Anda dipenuhi kadar cinta tinggi, salahkan si oksitoksin!

7. Seks redakan rasa sakit
Saat hormon oksitoksin meningkat, kadar hormon endorfin meningkat pula dan menyebabkan penurunan rasa sakit. Jadi, jika rasa nyeri kepala atau sendi Anda mereda setelah berhubungan seks, maka berterimakasihlah kepada oksitoksin.

8. Seks tekan risiko kanker prostat
Ejakulasi yang cukup sering pada pria berusia sekitar 20 tahun ternyata mengurangi risiko kanker prostat pada saat mereka lanjut usia. Sebuah penelitian dari British Journal of Urology International menunjukkan bahwa angka kejadian kanker prostat berkurang sampai sepertiganya jika para pria ejakulasi rutin sebanyak lebih dari lima kali seminggu.

9. Seks kuatkan otot panggul
Para wanita yang melakukan gerakan otot panggul yang dikenal dengan kegel sewaktu berhubungan seks ternyata memberi beberapa keuntungan. Selain Anda jadi lebih nikmat, ternyata area panggul akan lebih kuat dan bisa mengurangi risiko terjadinya ngompol karena kelemahan otot panggul saat usia lanjut.

10. Seks bantu tidur lebih nyenyak
Oksitoksin yang dilepaskan saat Anda mencapai orgasme ternyata membantu Anda untuk tidur lebih lelap, dan Anda tentunya tahu bahwa tidur lebih lelap membawa banyak hal baik, termasuk kestabilan tekanan darah dan berat badan. Ini juga membantu Anda mengetahui kenapa sih para pria itu langsung tidur sehabis berhubungan seks? Ternyata oksitoksin-lah penyebabnya.



Yang ingin tukar link, copy paste kode berikut dan komentar di blog ini
<a href="https://kesehatan1.wordpress.com/" target="_blank" title="Blog Kesehatan"> <img src="https://kesehatan1.files.wordpress.com/2008/11/blog-kesehatan.png" alt="Blog Kesehatan"> </a>


Blog Blog Blog