Kesehatan

Orgasme Klitoral dan Vaginal

Posted on: November 28, 2009

Orgasme, kedatangannya selalu ditunggu-tunggu dalam siklus hubungan seksual. Orgasme baru muncul bila seseorang mengalami rangsangan seksual yang terjadi secara intens. Nah, orgasme ini merupakan puncak rangsangan tersebut.

Hampir semua pria bisa mencapai orgasme setiap melakukan hubungan seksual. Namun, tidak demikian dengan wanita. Pada wanita, terdapat dua jenis orgasme, yaitu orgasme klitoral dan vaginal.

Orgasme klitoral dicapai melalui perangsangan pada organ klitoris. Organ ini terletak di ujung atas bibir kelamin wanita dan sedikit tertutup. Sama seperti dengan penis pada pria, klitoris memiliki banyak sekali saraf sehingga saat sensitif. Ketika klitoris dirangsang, darah mengalir ke organ kecil ini dan membuatnya sedikit membesar.

Selanjutnya muncul rasa nikmat yang berawal dari bagian tersebut dan menyebar ke kepala atau ke bawah melalui paha ke kaki. Puting payudara menjadi keras dan kulit menjadi sedikit lebih hangat. Kontraksi otot vagina terasa bergelombang dan getaran ke luar area genital menandai datangnya orgasme.

Bila penis memiliki fungsi prokreasi dan urinasi, satu-satunya tujuan dari organ klitoris adalah untuk memberikan kenikmatan. Berdasarkan sebuah survei terhadap wanita yang melakukan masturbasi, 84 persennya mengaku mendapatkan orgasme yang berasal dari stimulasi di bagian klitoris.

Hipokrates, bapak kedokteran, sejak ribuan tahun lalu telah menginformasikan pentingnya organ klitoris. Ia juga percaya bahwa wanita bisa ejakulasi, topik yang masih kontroversial hingga kini.

Untuk mencapai orgasme klitoral perangsangan dapat dilakukan dengan tiga cara, yakni oral, menggunakan tangan (masturbasi), atau hubungan seksual. Perasangan dengan oral dan tangan lebih efektif dibandingkan hubungan seksual. Satu posisi yang diyakini mempermudah wanita mencapai orgasme adalah posisi wanita di atas. Dengan posisi ini, wanita dapat mengatur sendiri rangsangan pada klitoris sehingga mempercepat terjadinya orgasme.

Sementara itu, orgasme vaginal didapat melalui rangsangan pada vagina. Beberapa kalangan menyebut orgasme jenis ini sebagai orgasme G-spot. Yang perlu diketahui, orgasme vaginal tidak bisa dicapai jika hanya mengandalkan perangsangan vagina saja karena sebagian besar penis tidak dapat menyentuh G-spot.

Beberapa posisi bercinta yang memungkinkan penetrasi dalam bisa dilakukan untuk mencapai orgasme vaginal ini. Merangsang G-spot dengan tangan juga bisa menjadi pilihan.

9 Tanggapan to "Orgasme Klitoral dan Vaginal"

[…] wanita yang tinggal di iklim tropis. Gejalanya meliputi lendir putih tak berbau yang keluar dari vagina, iritasi vagina, dan nyeri saat buang air […]

[…] sesuatu yang seksi Lingerie memang seksi, tapi ada satu hal lagi yang lebih seksi bagi suami Anda, yakni Anda dalam keadaan […]

[…] American Medical Association, sebanyak 43 persen wanita berusia di bawah 60 tahun memiliki semacam disfungsi seksual, pengurangan libido, atau hilangnya nafsu seksual. Untuk mengatasinya, tentu Anda harus mencari […]

[…] Disamping itu, sebenarnya saat berhubungan seks tidak memaku sebab pada akhirnya akan ditentukan oleh situasi dan kondisi, situasi dan kondisi ini yang tepat akan membangkitkan romantisme yang hangat, hingga membawa Anda sampai ke puncak orgasme. […]

[…] Ditulis dalam Kesehatan Sexual oleh kesehatan1 pada Desember 3, 2009 Apa hebatnya seks tanpa orgasme! Pastinya setiap  orang menikmati saat-saat puncak ini sewaktu bercinta. Biasanya, semakin […]

[…] Rasakan Sinyal Orgasme Untuk mengetahui si dia hampir mencapai orgasme adalah dengan mendengar desahan nafasnya yang terdengar pendek dan dangkal. Anda bisa juga meminta […]

[…] Payudara Kecuali si dia seorang dokter spesialis kanker payudara, rasanya tak ada pria normal yang tak berdebar saat menatap atau bersentuhan dengan payudara […]

[…] dengan berpikir mana parfum yang akan dipakai, atau membalurkan lotion ke sekujur tubuh sebelum bercinta dengannya. Selama tubuh bersih dan tidak memiliki masalah bau badan, aroma alami tubuh Anda adalah […]

[…] dimengerti kalau Anda merasa takut melakukan hubungan seksual. Mungkin juga muncul perasaan seperti rendah diri atau kurang percaya diri, yang kalau berlangsung […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Yang ingin tukar link, copy paste kode berikut dan komentar di blog ini
<a href="https://kesehatan1.wordpress.com/" target="_blank" title="Blog Kesehatan"> <img src="https://kesehatan1.files.wordpress.com/2008/11/blog-kesehatan.png" alt="Blog Kesehatan"> </a>


Blog Blog Blog

%d blogger menyukai ini: