Kesehatan

Cara Melakukan Detoksifikasi

Posted on: Oktober 10, 2010

Program detoksifikasi (detoks) saat ini sedang jadi primadona. Program ini dipercaya bisa membersihkan tubuh dari segala macam toksin atau racun yang datang dari polusi, makan, minuman, serta zat-zat berbahaya lain dari lingkungan. Banyak cara ditawarkan untuk mengusir toksin dari dalam tubuh. Namun sebenarnya detoks bisa dilakukan secara sederhana tanpa program pembatasan makanan yang ketat apalagi suplemen yang mahal.

Menurut Katherine Zeratsky, ahli nutrisi dari Mayo Clinic, tubuh kita mampu melakukan sistem detoksifikasi tanpa program yang spesifik. Menjalankan pola makan yang sehat dan membatasi paparan bahan kimia juga bisa membantu tubuh mengeluarkan racun.

Langkah 1
Periksa lemari penyimpanan makanan atau kulkas Anda. Singkirkan makanan beku, camilan tinggi kalori dan manis, bermacam bumbu, kecap, mayonaise, makanan kalengan, sereal, yogurt dengan pemanis, dan semua makanan kemasan siap santap lainnya.

Langkah 2
Mulailah menyiapkan menu detoks yang terdiri dari sayuran dan buah segar, daging tanpa lemak atau daging putih. Untuk meminimalkan paparan pestisida, antibiotik serta hormon, konsumsi produk organik. Pilihlah beras merah, kentang atau umbi-umbian sebagai sumber pati.

Langkah 3
Berhentilah mengonsumsi minuman berkafein dan alkohol.

Langkah 4
Batasi konsumsi gula, termasuk madu dan pemanis buatan lain yang sering dipakai dalam produk cake dan minuman lainnya.

Langkah 5
Beralihlah pada produk pembersih yang lebih ramah lingkungan. Anda bisa memulainya dengan membatasi penggunaan produk pembersih di rumah. Tetapkan satu hari dalam seminggu sebagai hari bersih-bersih dan selama proses tersebut biarkan anak-anak berada di luar rumah.

Langkah 6
Tambahkan kegiatan olahraga ringan dalam masa detoksifikasi Anda. Lakukan yoga, tai-chi atau jalan cepat. Anda mungkin akan merasakan tubuh tidak berenergi pada hari-hari awal melakukan detoks. Karena itu program detoks sebaiknya dilakukan saat aktivitas

Langkah 7
Program detoks sebaiknya dilakuakn saat kesibukan dan aktifitas Anda sedang rendah. Hindari memulai program detoks saat Anda harus melakukan perjalanan atau sedang mengerjakan tugas penting yang menuntut konsentrasi.

Langkah 8
Hindari melakukan program detoks yang sifatnya ekstrem seperti hanya minum jus saja. Menurut Zeratsky, program detoks yang seperti itu bisa menyebabkan dehidrasi, kelelahan, mual dan pusing. Ia juga tidak menyarankan konsumsi suplemen detoks yang bertujuan membersihkan usus. Ada baiknya jika Anda berkonsultasi pada dokter sebelum memulai program detoks.

1 Response to "Cara Melakukan Detoksifikasi"

[…] ribu nyawa dapat diselamatkan setiap tahun. Sebab, suplemen yang mengandung Omega-3 dapat mencegah kematian satu dari hampir sepuluh pasien gagal jantung. Demikian ulasan yang dimuat di The European Journal […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Yang ingin tukar link, copy paste kode berikut dan komentar di blog ini
<a href="https://kesehatan1.wordpress.com/" target="_blank" title="Blog Kesehatan"> <img src="https://kesehatan1.files.wordpress.com/2008/11/blog-kesehatan.png" alt="Blog Kesehatan"> </a>


Blog Blog Blog

%d blogger menyukai ini: