Kesehatan

Cara menggendong bayi baru lahir

Posted on: November 18, 2008

Bayi yang baru saja lahir, perlu segera dirawat dengan dibersihkan dari sisa air ketuban yang menempel ditubuhnya. Kondisinya masih sangat lemah, sehingga untuk mengangkat atau menggendongnya perlu mendapat perhatian khusus. Perlu juga dikenali bagian yang lemah dan kuat, dan daerah-daerah yang dapat membuat bayi merasa nyaman.

Pengalaman pertama mengangkat dan menggendong bayi, bukan hanya membuat ayah/ibu gugup, tapi juga si bayi. Begitu dikatakan Einsenberg dkk. dalam bukunya yang dialihbahasa, Bayi pada Tahun Pertama: Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan. Tips berikut akan membantu para ayah/ibu yang belum berpengalaman mengangkat dan menggendong bayi, agar bayi merasa aman dan nyaman.

MENGANGKAT BAYI

  • Sebelum menyentuh si kecil, ia harus mengetahui lebih dulu kehadiran anda. Bisa lewat suara atau kontak mata. Bila tidak, bayi akan terkejut dan gelisah.
  • Dengan lembut, selusupkan tangan-tangan Anda ke bawah tubuhnya. Satu tangan di bawah leher dan kepalanya, satu tangan di bawah bokong. Biarkan kedua tangan Anda berada di sana untuk beberapa saat sebelum Anda mengangkatnya.
  • Setelah itu, selusupkan tangan Anda ke bawah kepala dan punggung sehingga lengan Anda bertindak sebagai dukungan bagi punggung dan leher, sementara tangan yang lainnya memegangi bagian bokong.
  • Kemudian gunakan tangan yang memegang bagian bokong untuk menahan tungkai kaki. Bungkukkan badan, dekatkan tubuh Anda ke bayi, lalu perlahan-lahan angkat si bayi ke arah tubuh Anda sambil membujuknya.
  • Nah, sekarang si bayi sudah berada di gendongan Anda.

MELETAKKAN BAYI

  • Saat hendak meletakkannya kembali, pegangi bayi dekat dengan tubuh Anda, sementara Anda membungkuk ke arah tempat tidur atau boks bayi. Satu tangan di bokong bayi, tangan lain menyangga punggung, leher, dan kepala.
  • Biarkan kedua tangan Anda untuk beberapa saat, sampai bayi merasa aman dan nyaman, sebelum Anda menariknya keluar dan menyesuaikan posisi tidurnya.
  • Beri tepukan lembut atau sentuhan di punggungnya dan sedikit kata-kata untuk memberinya tanda bahwa Anda akan pergi.

4 Tanggapan to "Cara menggendong bayi baru lahir"

[…] Anda Mengalami Ruam Popok? Hampir semua bayi pernah mengalami ruam atau lecet karena pemakaian popok. Lokasi yang sering terkena adalah bagian […]

[…] bayi, kiat menguatkan otot dan sendi bayi Senam pada bayi tak hanya membantu perkembangan motoriknya, juga membuatnya lebih percaya diri kelak. Tapi, […]

[…] terbentuk sejak janin. Kadar maksimal akan tercapai pada usia janin 6-7 bulan sampai bayi lahir. Bayi-bayi prematur atau bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, biasanya memiliki […]

[…] Bayi perlu BAB sekali sehari Para orangtua muda berpikir bahwa bayinya sedang konstipasi, padahal tidak, ujar Andrew Adesman, MD, kepala perkembangan dan perilaku anak […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Yang ingin tukar link, copy paste kode berikut dan komentar di blog ini
<a href="https://kesehatan1.wordpress.com/" target="_blank" title="Blog Kesehatan"> <img src="https://kesehatan1.files.wordpress.com/2008/11/blog-kesehatan.png" alt="Blog Kesehatan"> </a>


Blog Blog Blog

%d blogger menyukai ini: